Kuasai cara memodelkan sistem pertidaksamaan linear TKA Matematika SMA/SMK dengan trik superkilat grafis dan soal cerita kontekstual yang mudah!

Materi Sistem Pertidaksamaan Linear merupakan salah satu pilar utama aljabar yang selalu muncul dalam kisi-kisi resmi Tes Kemampuan Akademik (TKA) Kemendikdasmen. Penguasaan sub-elemen ini sangat krusial karena menjadi fondasi utama dalam memecahkan masalah optimasi pada bab program linear. Jika kamu sudah membaca Panduan Belajar TKA Matematika SMA/SMK↝ , kamu pasti tahu bahwa tipe soal memodelkan situasi nyata atau grafik penyelesaian ke dalam sistem pertidaksamaan seringkali menjadi ladang poin yang tidak boleh kamu lewatkan.

Namun, kesulitan umum yang sering membuat siswa frustrasi adalah rumitnya menerjemahkan kalimat cerita panjang atau bingung menentukan arah tanda pertidaksamaan ($\le$ atau $\ge$) dari grafik daerah penyelesaian. Banyak siswa membuang waktu berharga hingga 5 menit hanya untuk melakukan uji titik koordinat $(0,0)$ secara manual di kertas buram, padahal setiap soal di ujian TKA dirancang untuk diselesaikan dalam waktu kurang dari 2 menit.

Jangan khawatir! Kali ini kita akan membongkar trik jitu “Kali Silang Sumbu” untuk membaca grafik secara instan dan strategi penyusunan tabel praktis untuk mengonversi soal cerita menjadi model matematika dalam hitungan detik tanpa perlu pusing coret-coret panjang. Yuk, simak pembahasannya sampai tuntas!

Konsep Singkat

Sistem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel (SPtLDV) adalah gabungan dari dua atau lebih pertidaksamaan linear dua variabel yang membentuk satu daerah penyelesaian bersama. Solusi dari sistem ini berupa daerah himpunan penyelesaian (DHP) yang biasanya digambarkan pada bidang koordinat Cartesius dengan metode arsiran.

1. Rumus Cepat Menentukan Persamaan Garis dari Grafik

Jika suatu garis lurus memotong sumbu-$Y$ di titik $(0, a)$ dan memotong sumbu-$X$ di titik $(b, 0)$, maka persamaan garis lurus tersebut dapat ditentukan secara instan menggunakan rumus:

$$ax + by = ab$$

Ingat logika praktisnya: angka $a$ pada sumbu-$Y$ langsung dikalikan dengan variabel $x$, sedangkan angka $b$ pada sumbu-$X$ langsung dikalikan dengan variabel $y$. Sederhana sekali, kan?

2. Trik Jitu Menentukan Tanda Pertidaksamaan Tanpa Uji Titik

Untuk menentukan tanda pertidaksamaan dari suatu grafik daerah penyelesaian tanpa perlu uji titik $(0,0)$, kamu bisa menggunakan aturan praktis berpatokan pada koefisien $y$ yang positif ($b > 0$):

  • Daerah di bawah/kiri garis lurus: Tanda pertidaksamaannya adalah kurang dari atau sama dengan ($\le$).
  • Daerah di atas/kanan garis lurus: Tanda pertidaksamaannya adalah lebih dari atau sama dengan ($\ge$).
  • Kuadran Pertama: Jika daerah penyelesaian dibatasi hanya pada area positif (kuadran I), jangan lupa menyertakan syarat non-negatif $x \ge 0$ dan $y \ge 0$.

Sama halnya ketika mengelompokkan Hierarki Himpunan Sistem Bilangan↝ , kedisiplinan dalam menuliskan batasan variabel seperti bilangan bulat atau cacah juga sangat penting dalam menyusun model matematika kontekstual yang akurat.

Pembahasan Soal TKA Matematika SMA/SMK Grafik Sistem Pertidaksamaan Linear

Berikut adalah salah satu contoh soal cerita kontekstual yang sangat sering diujikan dalam TKA Kemendikdasmen:

âś… Soal TKA Kemendikdasmen 2025

Daerah yang diarsir pada gambar tersebut merupakan himpunan penyelesaian dari sistem pertidaksamaan …. Grafik Sistem Pertidaksamaan Linear

  • Opsi 1 $$\begin{cases} x - 2y \geq -4 \\ x + y \leq 2 \\ x \geq 0 \\ y \geq 0 \end{cases}$$
  • Opsi 2 $$\begin{cases} x - 2y \geq -4 \\ x + y \leq 2 \\ y \geq 0 \end{cases}$$
  • Opsi 3 $$\begin{cases} x - 2y \geq -4 \\ x + y \geq 2 \\ y \geq 0 \end{cases}$$
  • Opsi 4 $$\begin{cases} 2x - y \leq 4 \\ x + y \leq 2 \\ y \geq 0 \end{cases}$$
  • Opsi 5 $$\begin{cases} 2x - y \geq 4 \\ x + y \leq 2 \\ x \geq 0 \\ y \geq 0 \end{cases}$$

Alternatif Penyelesaian ✍️

đź’ˇ Tips

  1. Persamaan Linear Dua Variabel

    Gunakan Trik Metode Kali Silang Sumbu (sering disebut trik “tukar posisi” antara sumbu X dan sumbu Y).

    Jika sebuah garis memotong:

    • Sumbu-Y di titik $(0, a)$
    • Sumbu-X di titik $(b, 0)$

    Maka persamaan garisnya langsung:$$a\cdot x+b\cdot y=a\cdot b$$

    Kuncinya: Angka di sumbu-Y ditempelkan ke (x), angka di sumbu-X ditempelkan ke (y), lalu kedua angka tersebut dikalikan untuk hasil di ruas kanan.

  2. Cara Cepat Menentukan Tanda Pertidaksamaan ($\le $ atau $\ge $)

    Jika koefisien variabel $x$ sudah positif, pakai trik arah arsir ini tanpa perlu uji titik lagi:

    • Jika daerah arsir berada di sebelah kanan garis $\rightarrow$ gunakan tanda $\ge$
    • Jika daerah arsir berada di sebelah kiri garis $\rightarrow$ gunakan tanda $\le$
  • cari pertidaksamaan garis 1, garis yang memotong Y di 2 dan X di 2

    • persamaannya $2x+2y=4$ disederhanakan menjadi $x+y=2$
    • karena daerah arsir di sebelah kiri maka pertidaksamaannya $$x+y \le 2$$
  • cari pertidaksamaan garis 2, garis yang memotong Y di 2 dan X di -4

    • persamaannya $2x-4y=-8$ disederhanakan menjadi $x-2y=-4$
    • karena daerah arsir di sebelah kiri maka pertidaksamaannya $$x-2y \ge -4$$
  • arsiran juga diatas sumbu Y sehingga $$y \ge 0$$

Jadi, himpunan penyelesaiannya adalah $$\begin{cases}x-2y\ge -4\\ x+y\le 2\\ y\ge 0\end{cases}$$

Latihan Soal TKA (Uji Pemahamanmu)

Berikut adalah contoh soal yang dirancang sesuai standar TKA/AKM (mengukur kemampuan literasi numerasi, analisis grafik, dan pemecahan masalah):

  1. Perhatikan grafik daerah penyelesaian di bawah ini! Mengukur kemampuan dasar membaca grafik dan menerapkan trik kali silang Sistem pertidaksamaan yang memenuhi daerah yang diarsir pada grafik di atas adalah ….

    • A. $4x + 5y \geq 20; x \geq 0; y \geq 0$
    • B. $4x + 5y \leq 20; x \geq 0; y \geq 0$
    • C. $5x + 4y \geq 20; x \geq 0; y \geq 0$
    • D. $5x + 4y \leq 20; x \geq 0; y \geq 0$
    • E. $4x - 5y \leq 20; x \geq 0; y \geq 0$
  2. Sebuah area parkir dengan luas $3.750 \text{ m}^2$ maksimal hanya dapat ditempati oleh $300$ kendaraan yang terdiri atas mobil sedan dan bus. Jika luas rata-rata sebuah mobil sedan adalah $5 \text{ m}^2$ dan sebuah bus adalah $15 \text{ m}^2$, maka model matematika dari sistem pertidaksamaan linear dua variabel untuk permasalahan tersebut adalah…

    • A. $x + y \le 300, \ x + 3y \le 750, \ x \ge 0, \ y \ge 0$
    • B. $x + y \ge 300, \ x + 3y \ge 750, \ x \ge 0, \ y \ge 0$
    • C. $x + y \le 300, \ 3x + y \le 750, \ x \ge 0, \ y \ge 0$
    • D. $x + 2y \le 300, \ x + 3y \le 750, \ x \ge 0, \ y \ge 0$
    • E. $x + y \le 300, \ x + 3y \ge 750, \ x \ge 0, \ y \ge 0$
  3. Seorang pengusaha kuliner memproduksi dua jenis kue, yaitu Kue Lapis dan Kue Kotak. Untuk mengatur strategi produksinya, pengusaha tersebut membatasi jumlah produksi harian berdasarkan kapasitas mesin adonan dan waktu pemanggangan. Setelah dihitung, batasan produksi harian tersebut membentuk daerah penyelesaian (daerah yang diarsir) pada grafik di bawah ini, dengan $x$ menyatakan banyak Kue Lapis (dalam puluhan) dan $y$ menyatakan banyak Kue Kotak (dalam puluhan): Mengukur kemampuan analisis batas-batas daerah penyelesaian gabungan. Berdasarkan grafik kapasitas produksi di atas, manakah batas-batas pertidaksamaan yang benar-benar membatasi kombinasi pembuatan kue tersebut? (Pilihlah semua jawaban yang benar, jawaban benar bisa lebih dari satu)

    • Kapasitas mesin adonan diwakili oleh pertidaksamaan $2x + y \leq 6$
    • Batas waktu pemanggangan diwakili oleh pertidaksamaan $2x + 3y \leq 12$
    • Batas waktu pemanggangan diwakili oleh pertidaksamaan $x + 2y \leq 6$
    • Banyak Kue Lapis yang diproduksi tidak boleh negatif ($x \geq 0$)
    • Banyak Kue Kotak yang diproduksi tidak boleh negatif ($y \geq 0$)
  4. Seorang pengrajin anyaman bambu membuat dua jenis produk: Keranjang Belanja dan Kotak Tisu.

    • Pembuatan Keranjang Belanja memerlukan 2 unit bambu halus dan 1 unit bambu tebal.
    • Pembuatan Kotak Tisu memerlukan 1 unit bambu halus dan 3 unit bambu tebal.
    • Persediaan bambu halus yang dimiliki adalah 12 unit, sedangkan persediaan bambu tebal adalah 11 unit.
    • Keuntungan penjualan satu Keranjang Belanja adalah Rp20.000,00 dan satu Kotak Tisu adalah Rp15.000,00.

    Misalkan $x$ menyatakan banyak Keranjang Belanja dan $y$ menyatakan banyak Kotak Tisu yang diproduksi.

    Berdasarkan stimulus di atas, tentukan apakah setiap pernyataan berikut Benar atau Salah!

    No.PernyataanBenar / Salah
    1.Model matematika keterbatasan bahan baku bambu halus diwakili oleh pertidaksamaan $2x + y \leq 12$.
    2.Titik koordinat potong dari kedua pembatas bahan (titik potong grafik) terjadi saat pengrajin membuat 2 Keranjang Belanja dan 3 Kotak Tisu.
    3.Jika pengrajin hanya menghabiskan seluruh bambu tebal untuk membuat Kotak Tisu tanpa membuat Keranjang Belanja, pengrajin dapat membuat maksimal 4 Kotak Tisu.
    4.Keuntungan maksimum yang dapat diperoleh pengrajin tersebut adalah Rp125.000,00.

Tips & Trik Cara Hitung Cepat

  • Tips Trik 1: Teknik Eliminasi Cepat Berdasarkan Arah Arsiran
    Saat menghadapi soal pilihan ganda yang menyajikan grafik DHP, kamu tidak perlu menghitung persamaan garisnya dari awal. Cukup lihat letak arsiran terhadap titik $(0,0)$. Jika daerah penyelesaian mendekati titik asal $(0,0)$ dan semua angka di grafik bernilai positif, maka lambang pertidaksamaan pada opsi jawaban yang benar pastilah kurang dari ($\le$). Segera coret pilihan yang menggunakan tanda lebih dari ($\ge$) untuk menghemat waktu!
  • Tips Trik 2: Waspadai Jebakan Batman Suku Terbalik dan FPB
    Pembuat soal sering sekali mengecoh siswa dengan membalik urutan koefisien, misalnya menuliskan $3y + x \le 750$ alih-alih $x + 3y \le 750$. Selain itu, pastikan kamu selalu mencari FPB terbesar untuk menyederhanakan angka besar (seperti menyederhanakan $5x + 15y \le 3750$ menjadi $x + 3y \le 750$).

Melatih kepekaan ini juga sangat membantumu ketika belajar materi geometri ruang seperti Kedudukan Garis dan Bidang↝ .